Page 108 - Demo
P. 108


                                    71Dalam suasana reformasi politik yang diulang-ulang Yusril,bukan tak mungkin PT akan diturunkan, dipreteli, bahkandilikuidasi. Kalau dihapus total, partai-partai gurem akanbangkit dari kubur elektoralnya seperti zombie yangmenemukan kembali hak pilihnya.Selain itu, revisi ini kemungkinan juga akan menata ulanghubungan antara partai politik dan DPR. Demokratisasi internal partai disebut Yusril sebagai syaratmutlak. Ini agak lucu sebenarnya, sebab demokrasi internalpartai di Indonesia kadang hanya seperempat demokrasi dantiga perempat rapat keluarga besar. Kalau demokratisasi benar-benar dikembalikan ke jaluryang sehat, mungkin untuk pertama kalinya ketua umumpartai bisa diganti tanpa harus konsultasi ke orbit bulan ataubisikan dukun politik.Tak kalah penting, Yusril ingin revisi ini tuntas sebelumKPU baru dilantik. Ia ingin KPU bekerja dengan aturan yangsudah rapi, bukan ikut menggulung karpet sambil menari-naridalam kekacauan sistem. Ini ide bagus, seperti menyiapkan draf skripsi sebelumbimbingan pertama dengan dosen: mengurangi makian danmeningkatkan peluang lulus dengan nilai manusiawi.Publik tentu akan bertanya: jangan-jangan ini semuaterlalu cepat? Tidak, justru terlalu lambat. Kita sudah belasan tahun berkutat dengan model pemiluyang tingkat kerumitannya menyamai cara kerja pintu geserkereta Jepang, tetapi tingkat efisiensinya kadang seperti pintuangkot yang tidak pernah benar-benar tertutup. 
                                
   102   103   104   105   106   107   108   109   110   111   112