Page 109 - Demo
P. 109
72Jadi, percepatan ini patut dihargai, meski kita tetap harusmengawasi apakah percepatan ini demi rakyat atau demikalkulasi politik yang tak pernah disebut dalam konferensi pers.Di sisi lain, Koalisi Masyarakat Sipil mengusulkan agarpemerintah membentuk tim akademik dan publik untukmenyiapkan naskah akademik sekaligus draf resmi. Ini semacam praktek baik di banyak negara demokrasi:Inggris punya Electoral Commission; Australia punya AEC;Jepang punya komisi data pemilih yang rutin audit. Kita? Kita punya diskusi panjang yang kadangmenghasilkan kesimpulan yang lebih pendek dari daftar hadirrapat.Namun dalam konteks reformasi kali ini, angin perubahantampak lebih serius. Presiden Prabowo bahkan menegaskanagar tiga undang-undang ini direvisi sebagai bagian dari%u201creformasi politik nasional%u201d. Kita tahu, reformasi politik di negeri ini sering seperti dietmenjelang Lebaran: semangat di awal, buyar pada minggukedua. Tetapi kalau Yusril memegang kemudinya, adakemungkinan diet kali ini benar-benar turun berat %u2014setidaknya beberapa kilogram birokrasi.Di ujung cerita, perubahan undang-undang pemilu bukansekadar soal teknis pemilu, bukan sekadar apakah angka 4%diturunkan menjadi 3%, atau 2%, atau nihil sama sekali. Ini soal mengembalikan politik kepada rakyat, bukankepada angka statistik yang hanya mudah bagi programmerKPU dan pengamat politik yang hobi main spreadsheet. Seperti biasa, kita semua berharap, sambil tetap menjaga

