Page 221 - Demo
P. 221


                                    184Jumlah petugas yang terseret? Jangan kaget. Ada yangditurunkan pangkatnya, ada yang dipecat, dan lebih dari seribupetugas yang diseret ke Nusakambangan untuk dididik ulang. Gambaran itu sudah cukup memberi ilustrasi: kalau lapasadalah kapal, separuh awaknya mabuk laut, separuh lainnyasedang menebar jala untuk menangkap keuntungan gelap. Boroboro menjaga napi, mencium aroma sabu saja mungkin sudahtidak bisa dibedakan dari aroma desinfektan ruangan.Dan itu belum masuk ke kasus-kasus ikonik seperti AmmarZoni yang kembali kedapatan menjadi simpul peredaran narkobadari balik jeruji. Seolah-olah masuk rutan itu bukan hukuman,tapi upgrade jaringan, karena barang haram justru dikirim kedalam, kemudian diedarkan dari sana %u2014mirip pusat distribusilogistik, hanya saja paketnya bukan sembako.Dalam keadaan seperti ini, wajar bila pemerintah akhirnyabertekad memperbarui UU Narkotika. Undang-undang lamaseperti pakaian usang yang terlalu banyak tambalan; bisa dipakai,tapi sudah tidak tahan menahan kebocoran. Yusril menegaskanbahwa revisi itu harus lebih tegas, lebih rapi, dan lebih sanggupmengatur dua ekosistem sekaligus: dunia luar yang semakincanggih dalam penyelundupan, dan dunia dalam (lapas) yangsemakin jenius dalam menciptakan modus baru.Pemerintah, lewat Kemenko Hukum-HAM-Imigrasi-Pemasyarakatan, mendorong sistem pengawasan berbasis teknologi,penguatan integritas petugas, audit menyeluruh, dan sanksi tanpakompromi bagi petugas yang kongkalikong. Tanpa ini semua,lapas hanya akan menjadi museum kenangan buruk: tempat paraterpidana belajar naik level dari pengguna menjadi pengedar.
                                
   215   216   217   218   219   220   221   222   223   224   225