Page 233 - Demo
P. 233


                                    196Cukup satu penandatanganan dengan Yvette Cooper, lalusemua instansi bergerak: Kejaksaan Agung mengurusadministrasi, Ditjen PAS memastikan pemindahan aman,Kemenlu menjadi jembatan diplomatik.Tapi jangan salah, practical arrangement ini tetap memanggul beban moral. Lindsay Sandiford, hampir 70 tahun, menunggu mati dengan kondisi kesehatan rapuh. Shahab Shahabadi, terpidana seumur hidup, menghadapi penderitaan fisikdan mental yang tak ringan. Di sini negara harus mengambil posisi: apakah pemindahan mereka bentuk kompromi, kemanusiaan, atau diplomasi?Jawabannya tidak sesederhana itu. Karena hukum internasional%u2014apalagi hukum pidana lintas negara%u2014 selalu meminta kitamenimbang antara kepastian, keadilan, dan kemaslahatan.Indonesia memang belum membuka pintu pembicaraanuntuk memulangkan WNI yang ditahan di Inggris. Rasionalnyajelas: setiap narapidana WNI punya beragam kasus, hukumanberbeda, dan risiko politik yang tidak kecil. Negara harus berpikirpanjang: apakah pemulangan memperberat atau justrumemperbaiki hubungan antarnegara? Atau jangan-janganmemicu polemik domestik karena ada kasus tertentu yang sensitif?Jadi, practical arrangement bukan sekadar %u201ctolong jemputwarga Anda, kami siapkan formatnya.%u201d Lebih dari itu, iaadalah seni menegosiasikan batas kewenangan antar-negaratanpa menginjak karpet merah orang lain.Dan di tengah pusaran itu, Yusril harus berdiri tegak,menata percakapan diplomatik sambil memastikan Indonesiatetap dihormati. Itu pekerjaan yang kadang tidak kelihatan
                                
   227   228   229   230   231   232   233   234   235   236   237