Page 237 - Demo
P. 237


                                    200Semua orang tahu betapa panasnya panggung Pilpres 2024.Begitu panas sampai kipas angin argumentasi kalah putaran darikebisingan medsos. Maka ketika Yusril memutuskan menjadiKetua Tim Hukum Prabowo%u2013Gibran di Mahkamah Konstitusi,sebagian publik seperti mendapatkan kesempatan emas untukmengeluarkan stok amarah yang selama ini ditahan. %u201cKenapamau bela Gibran?%u201d begitu kira-kira nada fundamental yangbergema. Mereka bukan marah pada Prabowo %u2014setidaknya tidak separah marah pada Gibran. Yang membuat rakyat geregetan adalaharoma rekayasa politik terkait perubahan syarat usia pencalonan%u2014aroma yang masih menempel sampai kini seperti bajudigantung dekat wajan bekas menggoreng bawang.Yang dihadapi tim Yusril di MK bukan pertandinganpersahabatan, tetapi laga final yang sejak awal sudah penuhgebukan argumen. Lawannya adalah dua paslon sekaligus: kubu AniesBaswedan%u2013Muhaimin Iskandar dan kubu Ganjar Pranowo%u2013Mahfud MD, yang menggugat hasil Pilpres 2024 dengan tudinganpelanggaran terstruktur, sistematis, dan masif, termasuk soal cawecawe kekuasaan, bantuan sosial yang dituduhkan jadi %u201camunisielektoral%u201d, hingga persoalan yang paling panas: keabsahanpencalonan Gibran yang dianggap lahir dari pintu daruratperubahan syarat usia oleh MK sebelumnya. Tuntutan merekategas: batalkan kemenangan Prabowo%u2013Gibran atau setidaknyagelar pemungutan suara ulang. Di sisi satunya, tim Yusril harus menangkis seluruh gelombang itu %u2014mulai dari isu etik, hukum, politik, hingga perasaan
                                
   231   232   233   234   235   236   237   238   239   240   241