Page 241 - Demo
P. 241
204TIGA PULUH DUAPara SaksiSejarahDi republik yang hobi mengutip pepatah %u201cmacanmati meninggalkan belang, manusia matimeninggalkan nama%u201d, ternyata ada pengecualian:ada manusia yang belum mati pun namanya sudah disalipbelangnya sendiri%u2014begitu sering ia muncul memegang penahukum hingga publik mengira ia lah pabrik pasal. Orang itu, tentu saja, Yusril Ihza Mahendra. Dan di antaraorang-orang yang paling paham bagaimana rumitnya sejarahhukum kita, dua nama berdiri sebagai saksi sejarah: MahfudMD dan Margarito Kamis. Keduanya bukan tukang pujigratisan, bukan juga pengamat musiman di TV nasional yanghidupnya ditentukan rating. Mereka ini para begawan hukumyang kalau bicara, pasal-pasal pun menegakkan badan.Momen paling jernih datang dari Mahfud MD, yang suatuketika%u2014dengan gaya seorang profesor yang konon bisa

