Page 273 - Demo
P. 273
236sahabatnya Yunus Husein sebagai ketua pertama. Ibarat ceritadrama keluarga, PPATK itu sebenarnya anak kosmologi hukumyang bapaknya Yusril, ibunya DPR, dan bidangnya sejarah.Karena itu ketika Presiden Prabowo menunjuknya sebagaiKetua Komite Nasional TPPU, orang bertanya, %u201cKok bisa?%u201dJawaban paling jujur mungkin sederhana: kalau ada yang palingpaham anatomi TPPU, ya orang yang dulu merangkai tulangnya.Ini seperti memanggil tukang kayu yang dulu membangun rumahuntuk memperbaiki atap yang bocor%u2014logis, meski tetap terasajenaka: kita kembali ke bapak kandung untuk mengurus anakyang sudah remaja dan mulai bikin ulah.Begitu duduk sebagai ketua, Yusril langsung menemukanbahwa banyak hal di PPATK berjalan seperti kereta yang relnyaberubah-ubah. Misalnya, soal rekening dormant yang ditutupsepihak. Publik ribut, bank bingung, pemilik rekening panik.Yusril muncul sebagai bapak yang mengingatkan: %u201cHei, ini bukankewenangan PPATK, ini urusan OJK.%u201d Nada suaranya seperti gurubesar yang bingung kenapa anak didiknya menjawab soal fisikadengan rumus kimia.Namun yang paling menggelitik tentu usulan yang ialontarkan belakangan: agar pelaku judi online dijerat dengan UUTPPU. Banyak orang terperanjat, sebagian tersedak kopi,sebagian lainnya tiba-tiba sadar bahwa perjudian online itumemang sudah seperti komoditas kriminal yang punya arus kas,distributor, konduktor, investor, influencer, dan %u2014tentu saja%u2014pencucian uang. Dalam gaya Yusril yang selalu seperti menabuh genderangkecil sebelum petuah besar, ia berkata kurang lebih begini: kalau

