Page 277 - Demo
P. 277


                                    240TIGA PULUH DELAPANAktivisdari MasjidOrang mengenal Yusril sebagai profesor hukum tatanegara yang wibawanya sering membuat ruangtelevisi mendadak terasa seperti ruang sidangMahkamah Agung.Tapi sedikit yang ingat bahwa sebelum berkemeja safaridi Istana dan berbicara dengan kalimat yang setiap titikkomanya seperti punya dasar hukum, Yusril adalah seoranganak kampung dari Sumatera Barat yang datang ke Jakartadengan modal nekat, doa ibu, dan sedikit mimpi yangukurannya mungkin lebih besar dari koper pakaiannya.Bayangkan: seorang remaja dari pelosok ranah Belitung,menyeberang ke ibu kota, lalu tinggal di rumah seorang tokohdi daerah Cipete, dekat Fatmawati. Pada masa itu Cipete belumseramai sekarang%u2014belum berubah jadi galeri kopi dan butikpakaian yang harganya bisa bikin dompet mahasiswa
                                
   271   272   273   274   275   276   277   278   279   280   281