Page 282 - Demo
P. 282


                                    245itu, kita belajar bahwa keberanian bukan selalu tentangmelawan musuh, tetapi sering kali tentang melawan diri sendiri%u2014melawan rasa takut, melawan rasa kecil hati, melawangodaan untuk pasrah sebelum berjuang.Dan mungkin itulah hikmah yang paling subtil: bahwadari riwayat seorang Yusril, tragedi menjadi guru, tekananmenjadi tangga, dan masa lalu menjadi bahan bakar yangmembuat seorang aktivis kecil di Cipete kelak menjadi salahsatu penentu arah negara. Sebuah perjalanan yang mengajari kita bahwa tekad, biladitempa cukup lama, bisa mengubah riuh rendah hidupmenjadi jalan sunyi yang mantap.[]
                                
   276   277   278   279   280   281   282   283   284   285   286