Page 75 - Demo
P. 75
38Semua itu tersusun rapi, seperti simfoni yangmenyeimbangkan kenangan dan harapan.Memorial Living Park bukan sekadar taman, bukansekadar simbol peringatan, tetapi manifestasi kehadiran negara.Kehadiran yang bukan untuk menakut-nakuti atau memberijanji kosong, melainkan memberi ruang aman dan bermartabatbagi para penyintas, keluarga korban, dan masyarakat luas. Di sini, kita tidak hanya mengenang, tetapi juga berdialog,menata luka menjadi pembelajaran, dan merancang masadepan yang lebih damai dan adil.Pemerintah mengaku akan terus mendorong pemulihandengan cara yang nyata: layanan kesehatan, bantuan sosial,pemberdayaan ekonomi, dan akses pendidikan bagi keluargakorban. Bukan sekadar belas kasihan, tapi pemenuhan hakasasi manusia yang dijamin konstitusi.

