Page 190 - Demo
P. 190
153Polisi baru membongkar jaringan kelam ini ketikamenemukan ponselnya pada 2017; dari situ terbuka kotakpandora berisi 159 dakwaan, 136 di antaranya pemerkosaan,terhadap setidaknya 48 korban berbeda. Banyak korban bahkan tak sadar bahwa mereka pernahdiserang. Maka jangan heran kalau Inggris menjatuhkanhukuman seumur hidup tanpa banyak drama %u2014karena inibukan sekadar kriminalitas, ini luka sosial yang memerlukangenerasi untuk sembuh. Dan jika publik Indonesia bingung kenapa negara begituberhati-hati soal rencana pemulangan, cukup ingat satu hal:Inggris saja baru bisa memprosesnya setelah menyita limalaptop, bertera-tera bukti digital, dan investigasi medis yangsangat kompleks. Kita tak bisa berpura-pura bahwa ini kasusbiasa yang bisa dipindahkan seperti memindahkan berkasantar-instansi.Rencana pemulangan ini sebenarnya bukan wacana baru;sudah beberapa tahun muncul tenggelam seperti ikan gabus yangmuncul sekadar ambil udara. Dan setiap kali muncul, publik samasama terkejut: kenapa harus dipulangkan? Untuk apa? Indonesia, negara yang kriminalisasi seksualnya saja masihbelajar mengejar standar internasional, tentu tak ingintersandung di kasus yang begitu ekstrim. Maka jawaban Yusril bahwa %u201cpemulangannya bukanprioritas%u201d adalah sinyal bahwa negara masih berhitung:reputasi, kesiapan fasilitas pemasyarakatan, hingga stabilitassosial yang bisa terganggu jika predator seksual dengan kasussebesar ini dipindahkan ke sini.

