Page 247 - Demo
P. 247
210Dalam tata hukum internasional, tragedi manusiasering kali diperlakukan seperti berkas perkara:tebal, ruwet, penuh lampiran, dan semuanya harus%u201cdibaca dulu%u201d sebelum emosi ikut campur. Kasus kematian Juliana Marins %u2014wisatawan Brasil yangtewas di Gunung Rinjani%u2014 memang tengah menyalakanpanggung geopolitik mini antara Jakarta dan Brazil. Publik sudah terlanjur tegang, media sudah terlanjur bergetar, dan aktivis HAM di Brasil sudah mengayunkan palusebelum sidang dimulai. Tetapi di tengah hiruk-pikuk itu,muncullah Yusril dengan gaya khasnya: dingin, rapi, danpenuh footnote yang berjalan sendiri.Seakan-akan sedang bicara di ruang seminar UI, Yusrilmenjelaskan bahwa Indonesia tidak bisa dibawa ke KomisiHAM Antar-Amerika (AICHR). Bukan karena kita kebal, buTIGA PULUH TIGATragediJuliana Marins

