Page 414 - Demo
P. 414
377Yusril memulai khutbahnya mengacu kitab kuning Tarikhal-Thabari, dengan memutar ulang babak-babak sejarah Islamyang sering kita dengar tetapi jarang kita resapi dengan serius.Apalagi di tengah suasana kantor yang pintunya lebih seringberderit karena keluar-masuknya berkas daripada keluarmasuknya hidayah.Ia mengingatkan jamaah pada masa ketika NabiMuhammad SAW memulai perjuangannya dengan pengikutyang bisa dihitung lebih cepat dari jumlah staf ahli Menko.Mereka segelintir orang Makkah yang setia meski diejek,dicemooh, dikepung hoaks, dan diboikot sosial-ekonomi olehelit Quraisy.

