Page 213 - Demo
P. 213


                                    THE LANDMARK CASES OF PROF. DR. YUSRIL IHZA MAHENDRA THE LANDMARK CASES OF PROF. DR. YUSRIL IHZA MAHENDRA190Daftar PustakaAkbar, Muhammad, Hambali Thalib, and Sri Lestari Poernomo. %u201cEfektivitas Kewenangan Kejaksaan Dalam UndangUndang Nomor 11 Tahun 2021 Tentang Kejaksaan Republik Indonesia Terhadap Penyidikan Tindak Pidana Korupsi Akibat Kerugian Negara.%u201d Journal of Lex Philosophy (JLP) 5, no. 2 (2024): 551%u201369.Ali, Mohammad Mahrus, Meyrinda Rahmawaty Hilipito, dan Syukri Asy%u2019ari. %u201cTindak Lanjut Putusan Mahkamah Konstitusi yang Bersifat Konstitusional Bersyarat serta Memuat Norma baru.%u201d Jurnal Konstitusi 12, no. 3 (May 2016): 631. https://doi.org/10.31078/jk12310.Annisa, Sarah Nur. %u201cKonsep Independensi Kejaksaan Republik Indonesia dalam Perspektif Teori the New Separation of Power Bruce Ackerman.%u201d JIL : Journal of Indonesian Law 2, no. 2 (December 2021): 226%u201348. https://doi.org/10.18326/jil.v2i2.226-248.Appludnopsanji, Appludnopsanji, and Pujiyono Pujiyono. %u201cRestrukturisasi Budaya Hukum Kejaksaan dalam Penuntutan sebagai Independensi di Sistem Peradilan Pidana Indonesia.%u201dSASI 26, no. 4 (December 2020): 571. https://doi.org/10.47268/sasi.v26i4.359.Ardiansyah, Ferry, and Romli Sa. %u201cIndependensi Kewenangan Kejaksaan Republik Indonesia.%u201d ELQONUN: Jurnal Hukum Ketatanegaraan 1, no. 1 (June 2023): 97%u2013114. https://doi.org/10.19109/elqonun.v1i1.19042.Artyo, Yovereld Alexetty, Novita Aristyana, dan Aline Philia Antana Sinaga. %u201cImplikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 6/PUU-XXII/2024 Mengenai Syarat Jabatan Jaksa Agung terhadap Independensi Kejaksaan dalam Sistem Peradilan Pidana.%u201d JATISWARA 39, no. 2 (July 2024): 185%u2013200. https://doi.org/10.29303/jtsw.v39i2.667.
                                
   207   208   209   210   211   212   213   214   215   216   217