Page 26 - Demo
P. 26


                                    THE LANDMARK CASES OF PROF. DR. YUSRIL IHZA MAHENDRA THE LANDMARK CASES OF PROF. DR. YUSRIL IHZA MAHENDRA3Pengujian ini didasari dari pengalaman pribadinya. Saat itu, Yusril diperiksa sebagai tersangka dan penyidik telah memeriksa puluhan saksi yang memberatkan Yusril. Namun, ketika Yusril meminta penyidik memanggil saksi yang menurutnya menguntungkan (Megawati, Jusuf Kalla, Kwik Kian Gie, SBY), permintaan itu ditolak dengan alasan tidak relevan.3 Hal ini dikarenakan saksi yang diusulkan oleh Yusril tidak tidak memenuhi kriteria saksi karena para saksi itu tidak melihat sendiri, mendengar sendiri, mengalami sendiri peristiwa pidana.4Pada momen itulah, Yusril membaca ada kerugian konstitusional yang langsung yakni hak atas kepastian hukum yang adil dan perlakuan yang sama. Dalam hal ini Yusril tidak mendapatkan hak untuk mengajukan saksi disebabkan perbedaan tafsir mengenai definisi saksi. KUHAP 1981 pada satu sisi mengakui hak tersangka/terdakwa untuk mengajukan saksi yang menguntungkan sebagaimana diatur dalam Pasal 65 KUHAP 1981 yakni %u201cTersangka atau terdakwa berhak untuk mengusahakan dan mengajukan saksi dan atau seseorang yang memiliki keahlian khusus guna memberikan keterangan yang menguntungkan bagi dirinya%u201d. Bahkan lebih jauh mewajibkan penyidik memanggilnya (Pasal 116 ayat (4)).5 Tetapi pada sisi lain, 3. Indonesia Corruption Watch, %u201cKasus Sisminbakum; Kejagung Kesulitan Dakwa Yusril,%u201d Indonesia Corruption Watch, May 13, 2011, https://antikorupsi.id/id/article/kasus-sisminbakum-kejagung-kesulitandakwa-yusril.4. ASh, %u201cAturan Saksi Dalam KUHAP Dinilai Saling Bertentangan,%u201d Hukum Online, January 18, 2011, https://www.hukumonline.com/berita/a/aturansaksi-dalam-kuhap-dinilai-saling-bertentangan-lt4d35c35a6fdd0/.5. Erdianto Effendi, %u201cRelevansi Pemeriksaan Calon Tersangka Sebelum Penetapan Tersangka,%u201d Undang: Jurnal Hukum 3, no. 2 (December 2020): 267%u201388, https://doi.org/10.22437/ujh.3.2.267-288.
                                
   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30