Page 29 - Demo
P. 29


                                    THE LANDMARK CASES OF PROF. DR. YUSRIL IHZA MAHENDRA THE LANDMARK CASES OF PROF. DR. YUSRIL IHZA MAHENDRA6justru saksi alibi itu penting untuk menunjukkan tersangka berada di tempat lain. Ia bahkan mengingatkan sejarah salah hukum (misal tragedi salah vonis seperti Sengkon%u2013Karta) sebagai ilustrasi bahwa kegagalan menghadirkan saksi alibi bisa berujung pada pemenjaraan orang yang tidak bersalah.12Karena sadar bahwa membatalkan total definisi saksi berisiko menimbulkan kekosongan hukum, Yusril mendorong Mahkamah untuk melakukan pemaknaan konstitusional. Hal ini berarti bahwa definisi saksi tetap berlaku untuk saksi fakta, tetapi untuk saksi menguntungkan / a de charge harus dimaknai lebih luas.13 Sehingga dapat dipahami juga orang yang dapat memberikan keterangan yang relevan bagi pembelaan meskipun tidak menyaksikan langsung tindak pidana, sepanjang ia bisa menjelaskan dasar pengetahuannya dan keterkaitannya dengan perkara.Pengalaman langsung inilah yang membuat Yusril akhirnya melakukan pengujian KUHAP yang dianggap bertentangan dengan Pasal 1 ayat (3) dan Pasal 28D ayat (1) UUD 1945. Pada akhirnya dampak dari permohonannya ini mampu memperjelas makna due process, kepastian hukum yang adil, dan persamaan di hadapan hukum. Hal ini dilakukan dengan cara mengunci agar hak menghadirkan saksi menguntungkan tidak bisa dipatahkan di tingkat penyidikan hanya karena definisi saksi terlalu sempit.Due Process of LawKonsep utama yang menjadi dasar dari pemikiran terkait dengan pengujian undang-undang dalam perkara ini adalah konsep yang dikenal sebagai due process of law.12. Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 65/PUU-VIII/2010.13. Ash and Nov, %u201cYusril Minta MK Tafsirkan Definisi %u2018Saksi%u2019 dalam KUHAP.%u201d
                                
   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33