Page 429 - Demo
P. 429
392kesehatan, lalu bulan depan jual ayam geprek pedas lagidengan nama \Yusril mengatakan, tidak ada mekanisme nasikh-mansukhdalam putusan MK seperti dalam ilmu fikih. Tidak ada qaulqadim%u2013qaul jadid untuk menentukan pendapat mana yangmembatalkan pendapat sebelumnya. Semuanya berlakukarena semuanya final and binding.Ini membuat putusan MK mirip file-folder di laptopmahasiswa yang menamai semua tugasnya \\dan seterusnya.Ketidak-konsistenan ini berimplikasi besar terhadap sistempemilu: Pertama, kepastian politik hilang. Partai politik taktahu kapan harus membangun koalisi, kapan harusmerancang strategi, kapan harus menyiapkan calon. Pemiluserentak butuh strategi berbeda dari pemilu terpisah.Kedua, desain kelembagaan goyah. Sistem presidensialmensyaratkan stabilitas. Tapi jika pemilu legislatif dan presidendigabung-tidak-digabung, maka stabilitas itu tinggal janji.Ketiga, kepercayaan publik menurun. Bagaimana rakyatpercaya pada sistem bila lembaga tertinggi penjaga konstitusitidak konsisten?Keempat, reformasi politik terhambat. Bagaimana Yusrilbisa menyusun rekomendasi pemilu masa depan bilapondasinya berupa putusan yang saling silang?Namun Yusril tidak berhenti pada kritik. Ia menutup denganrefleksi tajam: negara hukum hanya bisa berjalan bila semualembaga menahan diri dari melampaui kewenangannya.

