Page 430 - Demo
P. 430
393MK harus berhenti menjadi positive legislator yangmenciptakan norma baru. DPR harus berhenti berpolitikdengan mengakali putusan MK.Pemerintah pun harus disiplin menjalankan putusan,bukan menunda atau menafsir seenaknya. Dan para akademisiharus berdiri sebagai penjaga akal sehat, bukan hanyakomentator pasca-kebijakan.Yusril mengingatkan: berbeda pendapat itu wajar, tetapijangan menjadikan tafsir konstitusi sebagai ajang adu ego.Jangan sampai jubah makin panjang, jenggot makin tebal,tetapi akal makin pendek.Jadi, persoalan pemilu serentak-tidak-serentak ini bukansoal teknis pemilihan, tetapi soal kematangan demokrasi.Bangsa yang dewasa tidak membiarkan aturan dasar berubahubah seperti daftar harga minyak goreng di minimarket.Demokrasi yang sehat bukan demokrasi yang sering gantijadwal. Bukan demokrasi yang bingung menjalankan putusan.Bukan demokrasi yang diseret oleh tafsir yang tak stabil.Demokrasi yang matang adalah demokrasi yang tahubahwa aturan hanya bermakna jika ia konsisten, jelas, danditaati.Bila pemilu kita masih dibuat gamang oleh putusan yangsaling silang, maka pemilu sesungguhnya masih jauh dariserentak %u2014yang serentak justru hanya kebingungan kita.[]

