Page 446 - Demo
P. 446


                                    409seorang tersangka diberi tanda kehormatan negara?Jawabannya: karena hukum kita sering bekerja sepertilangit mendung%u2014gelap, berat, tidak jelas, dan penuhkemungkinan petir.Kisah paling dramatis datang dari pengalaman Yusrildengan Presiden Soeharto. Ketika Pak Harto menjelang wafat,terbaring lemah di rumah sakit, ia memanggil Yusril yang saatitu menjabat Menteri Sekretaris Negara.Dengan suara lirih, Pak Harto bertanya: \ini? Saya ini kan sudah mau mati, tapi saya masih terdakwa terus.\Kalimat itu bukan hanya mengandung kelelahan seorangmanusia tua. Itu jeritan dari seseorang yang pernah memegangkekuasaan tertinggi, tetapi akhirnya tunduk pada ketidakpastian hukum yang ia wariskan, sengaja atau tidak.Bayangkan situasi yang digambarkan Yusril: Bagaimanakalau Pak Harto wafat malam itu, dan esok paginya PresidenSBY harus memimpin upacara kenegaraan seorang \wa\Maka malam itu, kata Yusril, dalam rapat mendadak yanglebih tegang dari sidang kabinet, diputuskan mencabut statusterdakwanya. Negara menyelamatkan dirinya sendiri dariabsurditas hukum yang ia buat sendiri.Tetapi tidak semua mendapat perlakuan semurah itu. Lihatkasus Kivlan Zen. Lihat pula kasus-kasus lain yang tak selesai,tak bergerak, tak maju, tak mundur. Mereka hidup dalamstatus \Netflix versi hukum: tagihannya terus berjalan, tetapi filmnyatidak pernah diputar.
                                
   440   441   442   443   444   445   446   447   448   449   450