Page 443 - Demo
P. 443
406ENAM PULUH TIGATersangka Abadi%u2018Ila Yaumil Qiyamah%u2019Ada satu babak dalam salah satu ceramah Yusril IhzaMahendra yang seharusnya membuat kita semuaberdiri, mengetuk dada, dan bertanya: negarahukum macam apa yang tega membiarkan warganya hidupdalam status hukum menggantung, seperti layangan yangtalinya dipotong separo %u2014tidak jatuh, tidak terbang, hanyaberkibar tanpa kepastian?Babak itu adalah kritik Yusril tentang status \abadi\barkan betapa hukum kita kadang bekerja seperti jam dindingrusak: berdetak, tapi tidak pernah menunjukkan waktu.Banyak yang menganggap ini sekadar anekdot hukum.Padahal ini tragedi manusia. Tragedi yang bisa terjadi padasiapa saja. Bahkan pada mereka yang namanya pernahmenghiasi halaman depan sejarah bangsa.

