Page 135 - Demo
P. 135
98Di sebuah sore politik yang terasa seperti menunggukereta cepat yang katanya %u201cWhoosh%u201d tapi realitanya %u201ctunggu dulu, Bro%u201d%u2014Pak Yusril kembalitampil dengan gaya khasnya: tenang, elegan, dan seperti biasa,berbicara seolah pasal demi pasal itu bawaan lahir. Ia bicara mengenai pembentukan Komite Reformasi Polridengan wajah yang sama stabilnya seperti orang yang sudahterlalu sering melihat Republik ini panik, lalu santai lagi, lalu paniklagi, seperti drama sinetron yang tidak kunjung tamat itu.Di sebuah video yang viral, Yusril seakan sedang mengingatkan bangsa ini bahwa negara modern mestinya tidaktersandung urusan sederhana: di mana menaruh institusisebesar Polri dalam sistem kenegaraan kita. Ia tidak sedang menggurui. Tidak. Ia hanya mengulangpelajaran dasar yang sering kita buang-buang, seperti anak SMALIMA BELASReformasi Kepolisianyang Tidak Mudah

