Page 18 - Demo
P. 18


                                    xviimengurai kusut, yang tidak panik di bawah tekanan, dan yangmengerti anatomi hukum, lika-liku di balik layar, sampai ketulang-tulangnya.*****Lalu tibalah masa Desember 2024 hingga Desember 2025.Pada fase inilah, catatan-catatan saya yang berserakan %u2014dijurnal kecil saya, di memo digital, di rak panjang pengalamansaya sebagai wartawan%u2014 mulai tersusun menjadi narasi. Sayatahu: perjalanan Yusril dari 2017 hingga 2024 bukanlah perjalanan biasa, melainkan transisi panjang dari ruang pengamatan menuju pusat kemudi negara.Di titik inilah saya semakin yakin bahwa tulisan-tulisansaya perlu dibukukan. Sejarah sedang ditulis ulang, dan sayaingin menjadi saksi yang menuliskannya dari ruang pinggir,dengan gaya Cak AT yang kadang nakal, kadang satiris, tapiselalu jujur menatap.Begitu Yusril masuk Kabinet Merah Putih, saya menyadari bahwa ini adalah tahun penuh gejolak teoretis sekaliguspraktik hukum tingkat tinggi: dari perdebatan delik aduandan pencemaran nama baik; dari isu restorative justice hingga penguatan sistem peradilan; dari rencana pemulangannapi kelas berat seperti Reynhard Sinaga dan Hambali, hingga transformasi besar di bidang KUHP, KUHAP, imigrasi,dan penataan sistem hukum nasional berdasarkan standarOECD.Di antara semua itu, ada pula sisi-sisi personal Bang YIMyang memikat: komitmennya mengajar di UI, kesetiaannya
                                
   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22