Page 317 - Demo
P. 317
280Pada malam ketika studio TVOne terasa lebih dingindaripada kulkas kos-kosan, Yusril Ihza Mahendraduduk di kursi wawancara seperti seorang dosensenior yang baru saja selesai memeriksa 120 makalah, lalu tetapdiminta menjelaskan masa depan negeri. Pembawa acaramenyapa, kamera menyorot, dan tiba-tiba seluruh republikseperti duduk melingkar mendengarkan %u201ckuliah umum%u201dtentang kondisi Indonesia pasca-demonstrasi besar yangmengguncang sejak Agustus.Begitu ditanya bagaimana keadaan negeri ini, Yusrilmenjawab dengan ketenangan yang biasanya hanya dimilikioleh orang yang hafal UUD 1945 pasal per pasal tanpa perluminum kopi. Ia mengatakan Indonesia punya potensi besar,tetapi juga memiliki masalah jangka pendek, jangkamenengah, dan jangka panjang. Dengan kata lain, negara iniEMPAT PULUH LIMAMasa DepanNegeri

