Page 405 - Demo
P. 405


                                    THE LANDMARK CASES OF PROF. DR. YUSRIL IHZA MAHENDRA THE LANDMARK CASES OF PROF. DR. YUSRIL IHZA MAHENDRA382janji, lalu pelanggaran. Dalam situasi ini, kegagalan bukan semata karena isi kesepakatan, melainkan karena ketiadaan mekanisme jaminan implementasi, ketiadaan instrumen untuk mengubah konflik dari arena senjata ke arena demokrasi, serta ketiadaan desain transisi yang mengelola luka masa lalu.Titik balik terjadi ketika dua peristiwa besar bertemu. Pertama, operasi keamanan yang besar pada 2003 mengubah kapasitas dan konfigurasi konflik, termasuk mengubah perhitungan biaya dan manfaat bagi para aktor.558 Kedua, tsunami 26 Desember 2004 mengguncang Aceh secara fisik dan psikologis, membuka ruang diplomasi kemanusiaan yang menghadirkan tekanan moral dan perhatian internasional.559Momentum ini menyediakan peluang baru bagi negosiasi yang lebih serius, difasilitasi oleh Martti Ahtisaari melalui Crisis Management Initiative. Kombinasi kelelahan konflik, urgensi rekonstruksi pasca bencana, dan sorotan internasional menciptakan kondisi yang lebih memungkinkan bagi kompromi yang sebelumnya sulit dibayangkan.560MoU yang ditandatangani pada 15 Agustus 2005 memuat pokok-pokok yang dapat dibaca sebagai paket rekayasa kelembagaan.561 Pertama, penegasan bahwa Aceh berada dalam NKRI, tetapi menjalankan pemerintahan 558. Anthony Reid, %u201cWar, Peace and the Burden of History in Aceh,%u201d Asian Ethnicity 5, no. 3 (October 2004): 301%u201314, https://doi.org/10.1080/1463136042000259761.559. Kyle Beardsley and Brian McQuinn, %u201cRebel Groups as Predatory Organizations: The Political Effects of the 2004 Tsunami in Indonesia and Sri Lanka,%u201d Journal of Conflict Resolution 53, no. 4 (August 2009): 624%u201345, https://doi.org/10.1177/0022002709336460.560. Shea, %u201cNongovernment Organisations as Mediators.%u201d561. Alex Alex et al., %u201cWomen in Local Politics: Insights from Nanggroe Aceh Darussalam, Indonesia,%u201d Masyarakat, Kebudayaan dan Politik 36, no. 1 (February 2023): 126%u201340, https://doi.org/10.20473/mkp.V36I12023.126-140.
                                
   399   400   401   402   403   404   405   406   407   408   409