Page 495 - Demo
P. 495
THE LANDMARK CASES OF PROF. DR. YUSRIL IHZA MAHENDRA THE LANDMARK CASES OF PROF. DR. YUSRIL IHZA MAHENDRA472dimaknai sebagai atas kemampuan konstitusi menertibkan diskresi fiskal, dan sebagai penegasan bahwa persamaan di hadapan hukum. Pajak Ganda GolfDalam permohonan pengujian konstitusional yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi ini, Asosiasi Pemilik Lapangan Golf Indonesia bersama sejumlah perseroan pengelola lapangan golf di berbagai daerah menempatkan diri bukan sekadar sebagai pelaku usaha, tetapi sebagai bagian dari ekosistem keolahragaan nasional yang merasa diperlakukan tidak adil oleh negara.659 Inti keberatan mereka sederhana namun berdampak luas: memasukkan golf ke dalam kategori hiburan dalam Pasal 42 ayat (2) huruf g UU 28/2009 telah menimbulkan diskriminasi pajak dan merusak konsistensi sistem hukum yang sudah lebih dulu menempatkan golf sebagai cabang olahraga.Para Pemohon terdiri dari Asosiasi Pemilik Lapangan Golf Indonesia sebagai Pemohon I, dan delapan badan hukum berbentuk perseroan terbatas%u2014PT Pondok Indah Padang Golf Tbk, PT Padang Golf Bukit Sentul, PT Sanggraha Daksamitra, PT Sentul Golf Utama, PT New Kuta Golf and Ocean View, PT Merapi Golf, PT Karawang Sport Center Indonesia, dan PT Damai Indah Golf Tbk%u2014yang masing-masing mengelola lapangan golf di Jakarta, Bogor, Tangerang, Bali, hingga kawasan lain di Indonesia.660659. Ade Mayasanto, %u201cPengusaha Lapangan Golf Gugat UU Pajak dan Retribusi Daerah,%u201d Tribunnews, September 8, 2011, https://www.tribunnews.com/nasional/2011/09/08/pengusaha-lapangan-golf-gugat-uu-pajak-danretribusi-daerah.660. Putusan Nomor 52/PUU-IX/2011 (Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, 10 Juli 2012).

