Page 194 - Demo
P. 194


                                    THE LANDMARK CASES OF PROF. DR. YUSRIL IHZA MAHENDRA THE LANDMARK CASES OF PROF. DR. YUSRIL IHZA MAHENDRA171merta membuat jabatan menjadi batal.278 Selama Keputusan Presiden Tahun 2007 yang mengangkat Hendarman tidak dicabut, dasar hukumnya tetap berdiri. Buyung menambahkan bahwa Kejaksaan adalah lembaga yang satu dan tidak terpisahkan. Prinsip itu dimaksudkan agar penuntutan tidak bergantung pada satu orang semata. Jaksa Agung dapat berganti, tetapi para jaksa di bawah tetap menjalankan tugas. Dengan logika demikian, sekalipun terdapat perdebatan mengenai masa jabatan Hendarman, penuntutan oleh jaksajaksa tetap harus dipandang sah sepanjang tidak terbukti adanya pelanggaran kewenangan yang nyata. Jika pun ada kerugian yang dialami pemohon, kerugian itu dianggap lebih dekat sebagai konsekuensi penerapan hukum pidana daripada akibat cacat konstitusional pada norma yang diuji.Denny Indrayana menambahkan perspektif independensi. Ia mengingatkan bahwa tidak semua jabatan yang panjang atau yang tidak dibatasi secara eksplisit otomatis bertentangan dengan prinsip konstitusional.279Dalam konteks tertentu, masa jabatan yang panjang bahkan dapat memperkuat independensi, sebagaimana dapat ditemukan pada desain jabatan tunggal yang tidak dapat diperpanjang untuk institusi tertentu di berbagai negara. Denny juga menggarisbawahi bahwa Jaksa Agung, Kapolri, dan Panglima TNI bukan anggota kabinet dalam pengertian Undang-Undang Kementerian Negara.280 Mereka diatur 278. Suryanto, %u201cMasalah Jabatan Jaksa Agung Hanya Administrasi,%u201d Antara, August 24, 2010, https://www.antaranews.com/berita/217518/masalahjabatan-jaksa-agung-hanya-administrasi.279. Putusan Nomor 49/PUU-VIII/2010.280. Willy Widianto, %u201cDenny Indrayana: Jaksa Agung Bukan Anggota Kabinet,%u201d Tribunnews, August 24, 2010, https://www.tribunnews.com/nasional/2010/08/24/denny-indrayana-jaksa-agung-bukan-anggota-kabinet.
                                
   188   189   190   191   192   193   194   195   196   197   198