Page 247 - Demo
P. 247


                                    THE LANDMARK CASES OF PROF. DR. YUSRIL IHZA MAHENDRA THE LANDMARK CASES OF PROF. DR. YUSRIL IHZA MAHENDRA224menyoroti bahwa ancaman independensi tidak selalu datang dari luar. Ia juga dapat datang dari struktur internal peradilan melalui ketimpangan hierarki, budaya kepatuhan, atau konsentrasi wewenang pada pimpinan pengadilan. Karena itu, desain penugasan perkara, distribusi perkara, serta standar etik internal harus menjaga agar independensi keputusan tidak diganggu oleh tekanan internal.Dimensi-dimensi tersebut menunjukkan bahwa kemerdekaan kehakiman adalah ekosistem. Ketika satu dimensi rapuh, dimensi lain ikut terdampak.340 Misalnya, independensi decisional sulit dipertahankan jika promosi dan mutasi dikendalikan secara politis, atau jika perlindungan keamanan tidak memadai.Dalam perkembangan praktik global, lahir standarstandar internasional yang berfungsi sebagai rujukan minimum. Di antaranya Prinsip-prinsip Dasar Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Independensi Kekuasaan Kehakiman tahun 1985, serta Bangalore Principles of Judicial Conduct yang menekankan nilai independensi, imparsialitas, integritas, kepantasan, kesetaraan, dan kompetensi. Standar ini tidak menggantikan konstitusi nasional, tetapi menyediakan bahasa normatif yang seragam bahwa independensi adalah syarat peradilan yang adil, dan negara berkewajiban menjamin kondisi institusionalnya.341Dalam literatur tata kelola, standar tersebut kemudian 340. Irman Syahriar et al., %u201cJudicial Neutrality in Corruption Trials: A Contemporary Islamic Law Perspective on Independence in Transitional Legal Systems,%u201d MILRev: Metro Islamic Law Review 4, no. 2 (December 2025): 1471%u201388, https://doi.org/10.32332/milrev.v4i2.11425.341. Dejo Olowu, %u201cQuest for Universal Standards of Judicial Integrity: Some Reflections on the Bangalore Principles,%u201d India Quarterly: A Journal of International Affairs 69, no. 2 (June 2013): 179%u201391, https://doi.org/10.1177/0974928413481885.
                                
   241   242   243   244   245   246   247   248   249   250   251