Page 251 - Demo
P. 251


                                    THE LANDMARK CASES OF PROF. DR. YUSRIL IHZA MAHENDRA THE LANDMARK CASES OF PROF. DR. YUSRIL IHZA MAHENDRA228mafia, terorisme, atau kekerasan politik. Dalam konteks ini, jaminan keamanan menjadi bagian integral kemerdekaan kehakiman.347 Negara membangun unit khusus perlindungan hakim, protokol pengamanan persidangan, hingga sistem perlindungan saksi dan aparat peradilan.Model ini menegaskan bahwa independensi tidak realistis jika hakim tidak aman. Perlindungan keamanan juga harus didesain agar tidak berubah menjadi kontrol. Jika proteksi disediakan oleh aparat yang memiliki kepentingan dalam perkara, maka proteksi dapat menjadi sumber tekanan. Karena itu, desain kelembagaan dan prosedur tetap krusial.Kemerdekaan kehakiman juga dipengaruhi oleh model pengujian konstitusional. Dalam sistem yang memiliki mahkamah konstitusi terpisah, pengujian undang-undang dipusatkan pada satu organ khusus. Dalam sistem yang menggabungkan pengujian pada mahkamah agung, kontrol yudisial terintegrasi. Masing-masing membawa konsekuensi bahwa mahkamah konstitusi dapat memperjelas fokus perlindungan konstitusi, tetapi juga membuka perdebatan tentang hubungan antar dua puncak peradilan. Integrasi pada mahkamah agung dapat menyederhanakan struktur, tetapi menuntut konsistensi doktrinal dan kapasitas yang memadai.348Dalam konteks ini, independensi kehakiman tidak hanya persoalan administratif, tetapi juga persoalan desain kewenangan yudisial dalam menilai produk politik. Semakin kuat kewenangan pengujian, semakin tinggi kebutuhan 347. Daniella Schneider, %u201cHuman Rights Issues in Guantanamo Bay,%u201d The Journal of Criminal Law 68, no. 5 (October 2004): 423%u201339, https://doi.org/10.1350/jcla.68.5.423.43228.348. Irfan Nur Rachman, %u201cConstitutional Court, Judicial Independence, and Efforts to Achieve Qualified Justice,%u201d Hasanuddin Law Review 5, no. 1 (May 2019): 86, https://doi.org/10.20956/halrev.v5i1.1471.
                                
   245   246   247   248   249   250   251   252   253   254   255