Page 286 - Demo
P. 286
THE LANDMARK CASES OF PROF. DR. YUSRIL IHZA MAHENDRA THE LANDMARK CASES OF PROF. DR. YUSRIL IHZA MAHENDRA263perjalanan dinas atau kegiatan akademik mendadak gagal. Dalam ruang publik yang serba cepat, fakta yang paling mudah ditangkap bukanlah rumitnya alat bukti atau ketelitian konstruksi pasal, melainkan pesan yang seolah sederhana, jika negara sampai mencegah ke luar negeri, pasti ada sesuatu yang serius, dan sering diterjemahkan menjadi sebuah stereotipe yang salah.387 Di sinilah Yusril merasa dirinya mengalami penghukuman sosial sebelum penghukuman yuridis, sebuah bentuk vonis publik yang lahir dari kombinasi tindakan administratif dan narasi yang mengiringinya.Konsep propaganda gaya Goebbels, dalam pemakaian kontemporer, merujuk pada teknik komunikasi yang sistematis, repetitif, manipulatif, dan berorientasi membentuk persepsi massa.388 Joseph Goebbels sebagai Menteri Propaganda Nazi membangun mesin informasi yang menyatukan berbagai saluran komunikasi agar publik mendengar satu narasi yang sama, berulang-ulang, sampai pesan itu terasa sebagai kenyataan. Intinya bukan semata isi pesan, melainkan cara pesan itu diproduksi dan didistribusikan secara sengaja dengan maksud tertentu. Dalam kerangka ini, Yusril menggunakan istilah propaganda gaya Goebbels untuk menandai sebuah pola komunikasi kekuasaan yang mengedepankan pengumuman berulang mengenai tuduhan, penegasan dramatis tentang beratnya ancaman pidana, serta pembingkaian moral yang memancing emosi publik, sementara proses pengadilan 387. John W. Meaney, %u201cPropaganda as Psychical Coercion,%u201d The Review of Politics 13, no. 1 (January 1951): 64%u201387, https://doi.org/10.1017/S003467050004688X.388. Leonard W. Doob, %u201cGoebbels%u2019 Principles of Propaganda,%u201d Public Opinion Quarterly 14, no. 3 (1950): 419, https://doi.org/10.1086/266211.

